Beranda » .: Artikel Terbaru :. » ADHD (Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas) – Baskorogroup.com

ADHD (Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas) – Baskorogroup.com

Diposting pada 16 September 2020 oleh masbaskoro | Dilihat: 416 kali | Kategori:

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kurangnya perhatian, atau aktivitas berlebihan dan impulsif, yang sebaliknya tidak sesuai untuk usia seseorang. Beberapa penderita ADHD juga menunjukkan kesulitan mengatur emosi atau masalah dengan fungsi eksekutif. Untuk diagnosis, gejala harus muncul sebelum seseorang berusia dua belas tahun, muncul selama lebih dari enam bulan, dan menyebabkan masalah setidaknya di dua tempat (seperti sekolah, rumah, atau kegiatan rekreasi). Pada anak-anak, masalah dalam memperhatikan dapat mengakibatkan prestasi sekolah yang buruk.

Meskipun merupakan gangguan mental yang paling sering dipelajari dan didiagnosis pada anak-anak dan remaja, penyebab pasti atau penyebabnya tidak diketahui pada sebagian besar kasus. Faktor genetik diperkirakan mencapai 75% dari risiko. Paparan nikotin selama kehamilan bisa menjadi risiko lingkungan. Ini tampaknya tidak terkait dengan gaya pengasuhan atau disiplin. Ini mempengaruhi sekitar 5-7% anak-anak ketika didiagnosis melalui kriteria DSM-IV  dan 1-2% ketika didiagnosis melalui kriteria ICD-10. Pada 2015, diperkirakan mempengaruhi sekitar 51,1 juta orang di seluruh dunia. Tarifnya serupa antar negara dan sebagian besar bergantung pada bagaimana diagnosisnya. ADHD didiagnosis kira-kira dua kali lebih sering pada anak laki-laki daripada perempuan, meskipun gangguan ini sering terabaikan pada anak perempuan karena gejalanya dapat berbeda dari pada laki-laki. Sekitar 30-50% orang yang didiagnosis di masa kanak-kanak terus mengalami gejala hingga dewasa dan antara 2–5% orang dewasa memiliki kondisi tersebut. Pada orang dewasa, kegelisahan batin, bukan hiperaktif, dapat terjadi. Mereka sering mengembangkan keterampilan koping yang menutupi sebagian atau semua kelemahan mereka. Kondisi ini bisa sulit dibedakan dari kondisi lain, serta dibedakan dari aktivitas tingkat tinggi yang masih dalam kisaran perilaku normal.

Penanganan Melalui Psikoterapi

Penderita ADHD perlu mendapatkan psikoterapi. Selain untuk menangani ADHD, psikoterapi juga berguna untuk mengatasi gangguan mental lain yang menyertai ADHD, misalnya depresi. Jenis-jenis psikoterapi yang bisa menjadi pilihan adalah:

  • Terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioural therapy (CBT)
    Terapi perilaku kognitif akan membantu penderita ADHD untuk mengubah pola pikir dan perilaku saat menghadapi masalah atau situasi tertentu.
  • Terapi psikoedukasi
    Penderita ADHD akan diajak untuk berbagi cerita dalam terapi ini, misalnya kesulitan mereka dalam mengatasi gejala-gejala ADHD. Dari terapi ini, diharapkan penderita dapat menemukan cara yang paling sesuai baginya untuk mengatasi gejala tersebut.
  • Pelatihan interaksi sosial
    Jenis terapi ini dapat membantu penderita ADHD untuk memahami perilaku sosial yang layak dalam situasi tertentu

 

Bagikan

ADHD (Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas) – Baskorogroup.com | Produsen Alat Terapi Anak

Anda Mungkin Suka

Alamat Kantor

BASKOROGROUP.COM

Jl. Super No. 101 Ds. Karang Asem,

Kel. Condong Catur,Kec. Depok,

Sleman – Yogyakarta

 

Call/SMS/WA :

Whatsapp : 0821 3471 6688

Telepon : 0274 886595

 

Email Customer Service :

CS 1 : admin@baskorogroup.com

CS 2 : baskorogroup@gmail.com

Iklan

Tentang Baskorogroup.com

Baskorogroup.com merupakan produsen dan pengadaan alat terapi tumbuh kembang anak, peralatan rehabilitasi medik, mainan softplay edukatif, (sensori integrasi, snoozellen, okupasi terapi, fisioterapi dll).

Iklan

Maps CV. Baskoro Group

Iklan

Chat via Whatsapp
Customer Service
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Customer Service
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja